
Akuarium Umino-Mori di Sendai
Giovanni RattacasoAkuarium Umino-Mori di Sendai (仙台うみの杜水族館) berlokasi di pelabuhan Sendai, Prefektur Miyagi. Dibuka akhir tahun 2015 dan menampilkan hewan laut dan tanaman yang ditemukan di perairan lepas pantai.
Sendai aquarium (仙台うみの杜水族館) features a wide variety of marine life, dolphin & sea lion shows.
Take the JR Senseki Line from Sendai Station to Nakanosakae Station. From the square near this station there is a bus stop with a penguin picture where a free shuttle bus picks up visitors.
Akuarium Umino-Mori di Sendai (仙台うみの杜水族館) berlokasi di pelabuhan Sendai, Prefektur Miyagi. Dibuka akhir tahun 2015 dan menampilkan hewan laut dan tanaman yang ditemukan di perairan lepas pantai.
1 Juli 2015 ditandai sebagai hari besar oleh pecinta kehidupan laut, dengan pembukaan Akuarium Sendai Umino-Mori. Fasilitas baru berlokasi di daerah pelabuhan Kota Sendai, Prefektur Miyagi, dikelilingi oleh rangkaian toko-toko dan pabrik-pabrik.
Tanyakan kepada penduduk setempat di Sendai about kota mereka, dan mereka akan mengatakan "sumiyasui", yang berarti "mudah untuk tinggal di sini". Ibukota Prefektur Miyagi sekaligus kota terbesar di wilayah Tohoku ini secara ukuran tidak begitu besar, tidak begitu kecil pula. Tidak begitu panas, dan tidak begitu dingin, kalau kata orang-orang sekitar. Anda dapat menikmati musim apapun di Sendai tanpa harus merasakan musim dingin penuh salju seperti tetangganya Akita dan Iwate, juga tetap merasakan kesejukan selama musim panas karena letaknya yang begitu dekat dengan pantai. Kota ini sangat padat, membuat aktivitas berbelanja atau kuliner dapat dengan mudah dilakukan dengan berjalan-jalan di pusat kota. Pada waktu yang bersamaan, Anda dapat istirahat sejenak dari kesibukan metropolis mini berisi jutaan manusia ini dengan menghabiskan akhir pekan di pegunungan sekitar yang berisi pemandian air panas, tempat bermain ski, atau lahan golf yang semua dapat dijangkau kurang dari satu jam perjalanan menggunakan bus, kereta, atau mobil. Ada banyak alasan mengapa Sendai dikatakan sebagai tempat yang "mudah untuk ditinggali", dan berwisata ke sini pun sama mudahnya. Sendai didirikan oleh tuan feodal samurai yang sangat berkuasa, Date Masamune, pada tahun 1600. Sering disebut sebagai "Naga Mata Satu" oleh rekan maupun musuhnya, kehadiran Date masih dapat terasa di seluruh penjuru daerah kekuasaannya. Salah satu yang paling menarik adalah situs yang dulunya menjadi puncak kastil gunung yang menghadap ke kota, juga tempat peristirahatan terakhirnya Zuihoden, sebuah mausoleum dengan arsitektur Momoyama yang langka. Kini, Sendai hanya terkenal sebagai "Kota Pepohonan". Berkat usaha pemerintah setempat untuk mempercantik kota, Anda dapat merasakan suasana hijau hampir di manapun, kalau Anda berkunjung pada musim semi atau musim panas. Pastikan untuk datang mengunjungi Jozenji dan Jalan Raya Aoba (Aoba Avenues) yang berpagarkan pepohonan zelkova yang kerap berubah warna tiap musim, dan disorot oleh seni pencahayaan sebulan penuh pada bulan Desember. Bagi Anda yang mencari kesenangan pada siang atau malam hari di kota, akan merasa sangat cocok dengan suasana ibukota ini. Hanya dengan berjalan kaki dari Stasiun JR Sendai, Anda dapat menemukan area belanja terbesar dan juga Kokubuncho, distrik hiburan terbesar di sebelah utara Tokyo. Anda akan sangat dimanjakan di sini karena kota akademis ini memiliki banyak universitas dan populasi pelajar yang sangat tinggi. Lebih tertarik untuk bertualang? Sendai juga memilikinya. Bagaimana dengan distrik kuil yang berpusat pada cantiknya Kuil Rinnoji? Atau kunjungi sang pelindung bukit Daikannon, salah satu dari sepuluh patung tertinggi di dunia! Jangan lupa mencicipi lidah bakar yang sangat terkenal, hidangan laut dari Matsushima dan Shiogama, atau pengalaman memasak bergaya robata. Atau cukup nikmati kunjungan ke Sendai dengan bersantai dari kebisingan Tokyo di kafe-kafe atau restoran tersembunyi, mungkin dengan memeluk kucing-kucing manis? Kalau Anda lebih tertarik dengan festival, Anda akan sangat senang mengetahui bahwa akan ada perayaan tiap musim. Musim semi menyambut Anda dengan bunga-bunga sakura menawan di berbagai taman, serta Festival Aoba yang akan membawa Anda kembali ke masa samurai berperisai, gerobak-gerobak diangkat ke jalanan, dan kelompok-kelompok mementaskan tarian burung gereja tradisional. Sementara itu, para atlet sudah menantikan maraton 10.000 pelari Sendai. Musim semi merupakan saat yang tepat untuk menikmati minuman dingin pada malam-malam yang panas, dengan banyak atap toko-toko disulap menjadi taman bir. Sorotan utama musim ini tentu saja Tanabata dimana panji-panji aneka warna menghias jalan-jalan dengan 16.000 kembang api dan musik menghidupkan Festival Jazz Jalan Jozenji (Jozenji Street Jazz Festival). Festival besar ini benar-benar akan membajak kota dengan lebih dari 40 panggung dan 650 band—yang bukan hanya memainkan musik jazz. Keseruan berlanjut hingga Oktober dengan rombongan penari dari Tohoku dan sekitarnya, dalam Festival Michinoku Yosakoi. Musim dingin di Sendai membawa suasana dingin dan sedikit salju, namun dengan sentuhan Arak-arakan Cahaya Bintang (Pegeant of Starlight), Anda dapat melihat peziarah setengah bugil (ya ampun!) dari Dontosai. Sendai adalah pintu masuk utama ke seluruh wilayah Tohoku. Anda dapat menjangkaunya dengan kereta peluru, atau tiba di Bandara Sendai, dan petualangan pun dimulai. Pusat Sendai di bagian utara dapat dijadikan kunjungan sehari dari Matsushima, satu dari tiga pemandangan terbaik di Jepang, kompleks kuil pegunungan Yamadera, dan Kyoto ala timur Hiraizumi. Dengan hal-hal yang dapat menyenangkan siapapun, Sendai bisa jadi merupakan bagian terbaik dari Jepang yang belum Anda ketahui. Ayo datang dan nikmati belahan utara, dan jelajah kembali Jepang dengan Sendai!
Sushi Kameki (亀 喜 寿司) disebut-sebut sebagai salah satu restoran sushi top di Jepang, dengan tempat permberhentian elit di Jepang yang sering dikunjungi orang mereka menjelajahi bagian utara Tokyo. Tempat ini juga merupakan keistimewaan 'Jalan Sushi' pemerintah daerah yang didirikan untuk menghidangkan ikan segar dari pasar ikan Shiogama lokal. Menghabiskan hari Dengan sejarah yang direntangkan kembali lebih dari 80 tahun, Sushi Kameki adalah salah satu dari banyak kuliner lokal yang telah berkembang secara paralel dengan keberhasilan industri perikanan Shiogama, sebenarnya membuat wilayah ini paling terkonsentrasi di Jepang dengan banyaknya restoran sushi. Dengan latar belakang dan persaingan ini, Kameki telah mendapat reputasi sebagai pilihan gastronomi terbanyak dibanding yang lain. Membaca menu, Anda akan dimanjakan dengan pilihan yang ada. Satu set menu (dari harga ¥ 5.200) membantu Anda keluar dari kesulitan dalam memilih (belum lagi mengartikan kanji) dan dapat menjadi cara yang baik untuk mencoba berbagai ikan yang berbeda jika Anda tidak keberatan dengan harganya (untuk tingkat ini pasti lebih murah daripada Tokyo tapi kartu catatan berharga tidak diterima di sini). Berbagai chirashi, nigiri, maki dan sashimi juga tersedia, memungkinkan Anda untuk memesan apa yang Anda inginkan atau direkomendasikan hidangan tertentu. Kue telur dengan surimi (¥ 300) adalah salah satu highlights dari menu pencuci mulut mereka yang unik juga. Kameki membanggakan dirinya pada item Kodawari, seperti udang asbotan manis, tuna aburi toro, budou ebi udang dan maguro tua (segar, tentu saja) yang enak. Bergabung dengan mereka ada lagi daftar panjang khas musiman, seperti Katsuo dan tuna mebachi, murasaki / tatapan landak laut, abalone dan kerang di musim panas; modorigatsuo, saba, rempela shad, kerang merah, sanma / saury di musim gugur; Shirako / Milt, halibut, tiram di musim dingin; dan hake, udang mantis dan shirauo kecil di musim semi. Dengan berkah melimpah yang merupakan kehidupan laut di lepas pantai Timur Jepang, penggemar sushi akan mampir kesini pada setiap perjalanan melalui Prefektur Miyagi. Cara ke sana Sushi Kameki ada di sisi berlawanan dari Teluk Shiogama menuju pasar ikan utama, dan sekitar 8 menit berjalan kaki dari stasiun Hon-Shiogama ke utara. Mereka memiliki tempat parkir yang tersedia untuk 17 kendaraan, dengan tempat duduk yang tersedia untuk lebih dari 70 orang.
Nikmati hidangan Jepang yang langka namun lezat seperti tonpeiyaki
WithDog adalah sebuah kafe anjing yang berlokasi di Sendai, prefektur Miyagi. Datang dengan anjingmu atau tidak, nikmati makanan dan dessert layaknya restoran, dan lounge yang dipenuhi dengan orang-orang ramah dan teman-teman hewan sambil menikmati Wi-Fi gratis.
Shiogama Jinja is a Shinto shrine in the city of Shiogama, Miyagi Prefecture, in the Tōhoku region of northern Japan. Known from the ninth century, fifteen of its buildings have been designated Important Cultural Properties. It is the head shrine of several hundred Shiogama shrines located throughout Japan. [Wikipedia]
Pabrik Kanezaki Kamaboko memiliki spesialisasi dalam fish cake, makanan lokal sejenis otak-otak. Ada tur pabrik gratis (dalam bahasa Jepang) dan kesempatan untuk membuat fish cake Anda sendiri dengan membayar biaya tambahan. Akses melalui bus dari Stasiun JR Sendai.
Gunung Terendah "Baru" Jepang adalah Hiyoriyama, mengalahkan Tenpozan di Osaka per April 2014.